INFO TERBARU - www.indorobo.com

Jangan lupa TESTIMONI nya di link

CERITA SUKSES PENGUNJUNG

bagi yang sudah berhasil

CARI ARTIKEL DI KOLOM INI

Driver Motor DC Relay dilengkapi dengan PWM

Written By inzar salfikar on Saturday, March 6, 2010 | Saturday, March 06, 2010

PWM yang sering digunakan untuk mengatur kecepatan pada motor DC adalah suatu jalan yang sangat tepat dan mudah dibandingkan dengan menaik atau turunkan tegangan pada motor DC.
dengan hanya mengganti lebar pulsa saja kita dapat mengatur kecepatan motor DC dengan kecepatan yang sangat variatif dan lebih detail serta halus. langsung aja bisa lihat rangkaiannya disini dibawah ini


gak banyak yang bisa dibahas karena pada artikle sebelum dan sebelumnya lagi telah dibahas mengenai driver jenis ini walaupun belum dilengkapi dengan PWM sebagai pengendali kecepatannya.

cukup dengan memutus bagian negative atau grownd pada driver yang langsung menyuply motor dan menggantikannya dengan sejenis transistor yang berfungsi sebagai switching (menghubungkan dan memutuskan grownd), tentunya dengan spesifikasi tertentu yaitu mampu menahan arus beban balik motor dan memiliki kecepatan switching yang sangat cepat untuk mengimbangi frekuensi gelombang PWM yang akan dikirimkan.
jika FET yang digunakan belum kuat menahan arus balik dari motor , maka bisa diganti dengan MOSFET type lain atau dapat mengambil alternatif seperti pada gambar berikut ini.

ini dilakukan karena spesifikasi komponen yang digunakan bukan berkelas A sehingga spesifikasi yang dituliskan tidak sepenuhnya benar.
memang tertulis. yang tertulis pada data sheet adalah untuk type yang berkelas A dengan harga yang sanagat mahal (100x harga biasa), sedangkan yang banyak ditemui di pasaran adalah dengan type yang sama akantetapi berbeda kelasnya dan umumnya dijual dengan harga Rp.7000 s/d Rp.8 ribuan.

Q: kenapa gak menggunakan relay aja? relay kan juga switching....?
A: karena relay tidak memiliki kecepatan swiching yang cepat sehingga jika relay di ON / OFF kan secara cepat maka bisa-bisa terbakar karena ada percikan api. silahkan coba sendiri!!!

kalo gambar kurang jelas bisa download di link berikut ini beserta MOSFET dan optocoupler yang saya sarankan.

download

[1] Optocoupler TLP521
[2] IRF540
[3] Gambar Rangkaian (eagle.sch)

sampai disini dulu ya....!!!
salam anak pulau.....:-)

Related Article
[1] Motor Driver for Line Tracer/Follower Robot
[2] Mengatur Arah Putaran Motor DC (3)
[3] Mengatur Arah Putaran Motor DC (2)
[4] Mengatur Arah Putaran Motor DC (1)
[5] Rem /Break pada Motor DC
[6] Rem untuk Driver H Bridge Motor DC
[7] Driver Motor DC 2
[8] Driver Motor DC 1
[9] Permanent Magnet TENV Motor 1/35HP 2350RPM Armature 12 Volts DC Dayton Electric # 3LCH7

29 comments:

Anonymous said...

berarti kalau cuma pakek untuk mengaktifkan motor aja PWMnya gx sah dipake ya bang???

Inzar Salfikar said...

yup. buang aja FETnya shot ke Ground langsung

praztt said...

bit pwmnya bisa diaumsikan ky' pin enable l298 y mas?
trus kalo dikasi rem,disambung keinput transistor y?
pngen cba pake relay cz dulu2 pake irf9540&540 sering angus kalo bebanx berat

Inzar Salfikar said...

yup.
driver diatas udah ngerem saat kondisi mula2, liat aja udah kehubung.
konsep ngerem ada disini.

praztt said...

relaynya tuh tipe berapa mas?
biar pas sama pcbnya...

Inzar Salfikar said...

relaynya terserah.........saya belum buat PCB nya. biasanya pakai relay 12volt biasa warnanya biru.

Anonymous said...

pake relay omron 24vdc, cm butuh 1 relay dan 2 pin, 1 untuk pwm 1 lg untuk pengganti arah putaran motor, FETnya 2 aja ckp ga usah banyak2 gan..

afitra said...

besar tegangan vs na brapa mas???

afitra said...

besar tegangan vs apkh tergntung dari batasan teg pd motor dc itu mas???

Inzar Salfikar said...

VS adalah tegangan yang akan di supply ke motor . jadi gunakan tegangan sesuai denagan kebutuhan motor yang digunakan.

rangkaian diatas ane gunakan 12 Volt. jika 24 volt maka rangkaian menuju optocopler yang juga terhubung dengan VS harus di pisah. atau menggunakan regulator 7812.

budi said...

mas,ada conoth program rotary encoder?

push_jeyek said...

mas,skema fetnya kq pake P-canel?
bukannya irf540 N-canel.mastiin j biar g slh pcb nya

praztt_geDEks said...

posisi G,D,S buat fetnya tetep y mskpun P/N-canel?

Inzar Salfikar said...

budi== gak punya,

pratzz==tetep

push==iya maaf itu 9540 maksudnya. yang P channel

ntar ane trace lagi rangkaian robot ane.

praztt_geDEks said...

trus pake irf9540/irf540?

Inzar Salfikar said...

9540

Welcom To said...

Relaynya Saya ganti yang 6 volt bisa kah gan ?

Inzar Salfikar said...

bisa kok sama aja.

Welcom To said...

mas tegangan untuk optocoupler harus 12 Volt ya ? saya sudah buat rangkaian di atas, saya gabung tegangan untuk motor,relay dan optocoupler ?

Inzar Salfikar said...

gak mesti 12 volt. kalo menggunakan relay 6 volt maka tegangan pada opto kopler juga 6 volt hanya saja diganti resistornya. mungkin menjadi 2k2 atau 4k7 juga bisa 1K.

Welcom To said...

Mas untuk driver tanpa pwm sudah dapat berjalan dengan normal, yang saya mau tanyakan lagi cara kerja mosfet di dari rangkian di atas, apakah fungsi pwm sama seperti driver L298 ?

Inzar Salfikar said...

yap benar sekali. PWM yg digunakan sama cara kerjanya dengan driver dalam bentuk IC apapun seperti L293D dan L298.

gorgeous said...

mas bro mau tanya,, saya newbie nih...
ak baru pake eagle neh,, biasa nya pake orcad ..
yang mau ane tanya,
kalo di orcad tuh kan bisa pake cooper pour itu loh, nah kalo di eagle gmn cara nya mas..?
thx sblum nya ;)

Inzar Salfikar said...

wah kalo itu di eagle saya jg gak tau. di eagle biasanya di tutupin pake tool yg kotak2. tutupin aja pake itu sampe penuh n grid yg kecil2. fungsi cooper pour = untuk menutupi yg sisa2 kan? kalo gak salah.

gorgeous said...

oh gt, iy thx y mas bro..

Fitra Padillah said...

mas inzar saya ingin membuat rangkaian optocoupler untuk rangkaian pemisah, saya ingin bertanya schematic rangkaian dan ic optocoupler nya yg baik. makasih

inzar salfikar said...

rangkaian optonya saja seperti diatas sudah baik dan benar. dengan prinsip kerjanya sebenarnya hanya sebuah led didalamnya dan sebuah fototransistor yangmana transistor tersebut menyala jika led menyala.

jadi resistor yang digunakan pada lednya seperti pada umum dipakai nilainya menurut praktikum kalian masing2 biasanya 560 ohm 330 , 470 atau sekiranya cukup (kita orang praktek bukan teori). bagian transistornya sama dnegan kalian pakai buat nyalakan relay.

cukup liat gambar pada datasheet optocoupler tersebut maka kalian bisa mendesign sebuah rangkaian. begitu kira2 prinsip kerjanya. semoga bermanfaat.

Fitra Padillah said...

ok terima kasih mas penjelasannya....
saya mau tanya lagi nih, saya lagi mencari dioda switching dengan arus forward sekitar 3 - 5 A , dan daya nya besar. kira2 pakai dioda apa yaa

inzar salfikar said...

coba cari di google dengan keyword "high forward curent diode" moga bermanfaat.

Jangan lupa TESTIMONI nya di link

CERITA SUKSES PENGUNJUNG

bagi yang sudah berhasil

Post a Comment